Well..
Di kamus manapun belum ada kayaknya, so I made this myself.
Emorphtion adalah perubahan emosi. Sebuah fase dimana akan mempengaruhi manusia baik itu secara fisik, psikis, maupun sosial.
Paragraf kasus “kecewa” :
Adakah diantara anda tidak pernah mengalami dengan kecewa? Saya yakin semua orang pernah mengalami hal yang dinamakan kecewa itu. Kecewa itu sendiri adalah suatu fase dimana saat harapan seseorang tidak dapat terpenuhi karena adanya faktor lain diluar rencana untuk mewujudkan harapan tersebut. Nah, faktor-faktor lain tersebut bermacam-macam, namun secara garis besar, faktor tersebut disebabkan oleh diri sendiri, orang lain atau alam.
Emorphtion adalah fase setelah kecewa tersebut.
Karena kecewa, kebanyakan dari kita akan merasakan suatu perubahan perasaan, excitement dari memiliki harapan akan hilang, mungkin beberapa dari kita masih akan tetap berjuang untuk mewujudkan harapan tersebut, beberapa menerimanya, dan beberapa lain lagi tidak tahu harus berbuat apa.
Beberapa emorphtion yang mungkin dialami adalah dalam urutan sebagai berikut :
A. Sedih;
Sedih, perasaan sedih ini sangat umum dialami oleh banyak orang setelah mengalami kecewa, pada saat sedih, kondisi fisik seseorang akan sangat lemah, beberapa dari kita mungkin menangis.
Salah satu mekanisme otak tak sadar adalah mengotomatisasi kelenjar air mata untuk memproduksi air mata, fungsi ini sebenarnya lebih pada untuk melindungi keseluruhan bagian mata kita, namun pada saat sedih kelenjar ini memproduksi air mata secara berlebih, dan kita pun menangis. Pada beberapa kejadian, perasaan sedih bisa mempengaruhi organ lain, misal paru-paru. Menangis terisak-isak dalam waktu lama, bisa mempengaruhi pernafasan.
Secara psikis, rasa sedih melemahkan seseorang, pada kondisi ini seseorang cukup rapuh bahkan untuk mengakhiri hidupnya sendiri melampaui fase emorption berikutnya.
Perasaan sedih ini, pada beberapa orang akan dikenali/dirasakan dan beberapa orang lainnya akan tidak terasa karena terlalu singkat untuk dirasakan.
B. Marah;
Setelah fase sedih, seseorang sangat mungkin sekali untuk merasakan marah, kadang bahkan seseorang merasa bahwa dia tidak sedih (karena tidak disadari), mereka akan menuju pada fase emosi ini.
Pengaruh perasaan marah ini pada tiap-tiap individu berbeda-beda, beberapa orang akan mendapatkan kekuatan fisik ekstra, beberapa akan mengalami perubahan psikis yang luar biasa dan pada beberapa orang yang sudah mampu memanage diri dengan baik, maka tidak akan terganggu dan tetap stabil.
Secara sosial, kemarahan dapat berdampak buruk. Ada nasihat yang mengatakan “hubungan antara manusia itu seperti kayu, kemarahan adalah api dan maaf adalah air yang memadamkan api itu”, maka sebaiknya berhati-hatilah pada saat marah, anda tentunya tidak ingin semua kayu anda terbakar dan mungkin membakar sang manusia itu sendiri kan? Kayu yang terbakar, jika dipadamkan pun masih akan meninggalkan bekas disana.
C. Madness (kegilaan / ketidak warasan);
Fase ketiga adalah madness, tidak banyak yang sampai pada tahap ini, namun tidak banyak juga yang bisa selamat dari fase ini, baik secara fisik, psikis maupun sosial.
Madness..
Saya mendiskripsikan madness adalah sebagai puncak kerjasama yang baik antara sedih dan marah. Kombinasi utuh yang apik, yang bahkan menghasilkan kombinasi efek fisik, psikis dan sosial yang kompleks.
Contoh :
1. Seseorang yang bunuh diri
2. Seseorang yang menganiaya bahkan membunuh orang lain.
3. Pergerakan massa
4. Balas dendam
Dan berbagai tindakan-tindakan irasional lainnya (dalam hal ini, batasan rasiona adalah hukum bersama dalam bermasyarakat)
Nah..
mmmmm…..
errrr..
Ah sudahlah, kok ya kurang kerjaan menganalisa perasaanku sendiri dan membenarkannya dalam tulisan. (mulai tidak rasional)
*lol*
Just for fun
saran dan pesan :
Kenali diri anda sendiri, dan hentikan atau potong fasenya disaat yang tepat. Jika bisa, pahamilah kekecewaan yang anda alami dan berikan alasan pada diri anda untuk menerimanya.
Thx for reading this.
----------------------------------------------------------
links to visit:
aborsi










::menjadi psikolog nih dix..atau…
saya setelah sedih trus nelongso lanjut depresi, ndak bisa marah apalagi gila
@zal
enggak bang, iseng aja nulis pas nganggur sambil merokok santai..
@mas stein
sedih –> nelongso –> depresi, bagian nelongso itu itu sebenernya adalah marah yang sudah teranulir alasan-alasan untuk menahan marah, akhirnya depresi.. ya madness itu..
tapi ya untungnya ndak sampe edan :p
huahuahuahua
aku pernah ngerasin Emorphtion trus ngedrop laksana batere hp yg masih penuh tau2 abis …
nyeseg banget
jangan bunuh diri dulu, soale malu kalo keluar di tipi =))
@yiam
Ya memang nyesek banget..
Tapi sabar ya..
@almas
sek nti ae nunggu sepi beritanya.. Wakakakaka..