Aku, Frisca dan William..
Senin, 16 Juni 2008
Jam 2 pagi
aku masih melek dengan tabah di depan laptop baca-baca wikipedia dan beberapa artikel di beberapa blog, beberapa topik yang menarik baca, aku ikutin link nya dan lain sebagainya. Huhuhu.. ga sempat junk kemana-mana sih, secara pas baca-baca wikipedia link-nya menarik dan ga selesai-selesai. William masih menggergaji pohon di mimpinya, kadang-kadang kalo pas pohonnya tumbang suaranya kedenger kenceng banget..
“hhrrrhhh…hrrrhhHH..GGRRROOOKKK..!!!” gitu, pas di akhir itu aku anggap pohonnya pas tumbang, dan william sangat menjiwai mimpinya.. expresinya bikin orang ga nahan buat bekepin bantal ke mukanya, dan pastinya bantal yang penuh liurku..
Jam 3 pagi..
william bangun dan teriak-teriak.. “pulang-pulang.. ayo pulang”, sambil dia bangun dan melihatku, heuww.. ngeliatnya gitu banget, kayak gimana gitu.. bengong sih kayaknya, tradisi jawa bilang kalo pas orang bangun tidur, nyawanya belum jangkep
(red:lengkap), mungkin maksudnya kesadaran dan informasi yang dicerna otak langusng masuk dalam jumlah besar sampai bisa lag beberapa second.
Kaga diusir sih, karena ga lain william sama aku lagi lewatin weekend bareng di tempat seorang temen, si frisca. Ya, si frisca ini yang demen banget sama apapun yang sifatnya aquatic dan aquarium-tik (bener ga? :p ), kebetulan yanglagi di demenin ama dia saat ini adalah udang hias yang menurutku juga menarik, selain warna udangnya yang macam-macam..
merah, kuning, hijau di air yang biru..
pelukismu agung..
siapa gerangan..
udang oh udang ciptaan Tuhan..
(lagu itu jatuhnya cocok sih.. huehehehe..)
nah lanjut ke william abis teriak-teriak itu tadi..
trus setelah itu dia balik lagi masuk ke kamar, nyalain rokok dan masuk ke kamar mandi.. jah.. pasti mo pup dulu. Aku segera beberes laptop, masukin laptop ke tas dan charger-nya, ngecheck charger hape dan segala peripheral yang aku bawa, trus mulai beberes baju, masukin baju kotor ke plastik dan simpan ke tas, liat celana dalam baru yang masih bersih dan mikir kalo ntar pagi bisa dipakai, liat kaus ketat ringan yang biasa aku pakai untuk tidur masih ada 3 yang bersih, dan beberapa kaus, deodorant, parfum, dah semuanya ada tapi kayaknya ada yang kurang sih, mungkin perasaanku aja. Trus rapikan tas dan ready to go deh.
Nyalain sebatang lucky strike (yang gara-gara frisca nih aku jadi mulai demen ama rokok ini, biasanya sih class mild), trus nuangin segelas air putih sambil liat-liat sekitar depan, kali-kali aja ada yang tertinggal. Ngecheck ke kolong meja ada koran nyembul dikit, aku tarik… lumayan ada bacaan sambil nunggu will selesai pup.. huh..!? ada buku yang familier warnanya, dan setelah kukenali ternyata buku yang baru aku selesaikan kemarin malam, judulnya so real/surreal, bukunya menarik juga sih sinopsisnya gini..
Marah kepada kenyataan, seorang lelaki muda berkomitmen menjalani kehidupan sekali pakai. Hidupnya penuh dengan gelas-gelas plastik yang ia pakai minum, piring-piring styrofoam yang ia gunakan untuk makan, dan celana dalam kertas yang langsung ia buang sebelum mandi. Gaya hidup serba singkat ini ia pilih untuk membatasi interaksinya dengan kenyataan yang sifatnya jangka panjang. Setiap hal yang bersifat jangka panjang berpotensi memberi rasa nyaman dan kehilangan rasa nyaman akan mendatangkan sakit hati, begitu pikirnya. Lewat internet, hidupnya bersilang jalan dengan Nugroho Nurarifin, penulis novel dan penulis naskah di sebuah advertising agency. Di waktu yang sama, Anisa pasangan Nugroho, tanpa disadari masuk ke dalam kehidupan Raymond, seorang pengusaha media terkemuka. Ia menjadi bagian dari kehidupan nyata seorang pengusaha selebritis yang selama ini hanya ia kenal dari image-nya saja.
Keempat karakter ini, dua nyata dan dua fiksi, bertemu di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan budaya massa. Mereka terjebak dalam sebuah dunia di mana yang dianggap nyata bisa jadi hanya imaji. Sedangkan yang dianggap cuma khayalan, mungkin justru adalah kenyataan. Tersesat dalam ruang tanpa batas antara yang real dan yang surreal, mereka mencoba menjalani kehidupan masing-masing. Satu hal yang mereka tak sadari, hidup mereka sedang menuju kepada konsekuensi-konsekuensi yang tidak mereka pahami. Dan mungkin akan mereka sesali.
hampir aja ketinggalan nih buku, kan sayang kalo ga kebawa, ya emang ga bakal ilang sih, tapi kali aja ada temen yang tertarik dan bisa aku pinjami kan lumayan nambah amal-jariyah (amin 3x). Setelah aku masukin ke dalam tas dengan rapi dan hati-hati, bukan apa-apa sih, tapi aku selalu memperlakukan semua bukuku dengan hati-hati dan penuh kasih sayang, kali aja suatu hari nanti buku ini bisa dibaca sama anak cucu yang mewarisi hobi.. ehm mungkin tepatnya gila membacaku ini. *jadi pengen malu*
Kemudian Will keluar dari kamar mandi sambil nenteng tas perlengkapan mandinya, mukanya sih udah seger dan lega, tapi tas-nya itu yang ga nahan.. kayak tas rias dan polanya polkadot gitu.
sumpah will keliatan imut dah jadinya.
Setelah semua siap, frisca yang ga terlalu banyak ngomong sudah selesai berberes dengan tenang karena bawaannya paling sedikit dan secara kita emang nginap dirumahnya untuk lewatin weekend dengan tenang dia dah siap, dengan jacket dan kerpus di kepalanya
, padahal aku sama will ga ngerasa terlalu dingin hari ini. Emang frisca yang aneh..
Akhirnya setelah beberapa saat nungguin will yang berberes, kita pun berangkat. Frisca ikut ama mobil will karena mereka searah perjalanan, dan aku ikut di bagasi will untuk dibuang..
ga kok :p aku bawa mobil sendirian, ditengah deraan rasa kantuk, lapar dan mupeng.. maksudnya ya pengen tidur, pengen makan. Sebelum berangkat dari tempat frisca, will setuju anter ke ATM deket pertigaan Bentoel daripada yang di depan Unmuh, katanya lebih deket jaraknya dan ga perlu putar-putar dulu. Aku setuju, karena memang lebih cepat lebih baik, kemudian perjalanan dimulai..
Baru sekitar 50 meter dari rumah frisca, mobilku melindas jalanan yang ga terlalu rata dan aku dengar bunyi krriieett, seperti besi yang menahan beban terlalu berat dan mengkerut.. aku jadi mikir, “waduh sejak abis ditabrak dulu nih mobil jadi aneh, masa sekarang per-nya kena”. Tapi laju kendaraan aku lanjutkan dan tetap berhati-hati plus waspada. Aku merokok 2 jenis, satu classmild dan satu lagi Lucky strike yang baru aku demenin, dan tadi sebelum berangkat, rokok aku letakkan di dekat setir menutup speedometer dan aku hanya menyisakan ruang sedikit untuk melirik meter-BBM saja. Akhirnya perjalanan sampai di depan pertigaan Bentoel, aku segera minggirkan kendaraan dan turun menuju ke ATM, will dan frisca menunggu di depan mobil, nah sewaktu aku turun dari mobil, aku ambil satu pack Lucky strike tadi dari tempatnya dan.. DODOOOOOOLLLL… haannciiiikkk…. jammpuuuuttt… Handbrake masih dalam posisi keangkat dan tanda merah menyala dari panel dashboardku, jadi tadi jalan 120 Km/Jam dalam keadaan Handbrake ter-angkat… DOOOOOOOOOOOHHHH..!!!! ampun maaaakkk.. pantesan mo aku genjot 140Km/jam kok rada-rada ga nyaman di kemudinya.. dengan perasaan dongkol aku turunin handbrake mobil memindah gigi perseneling ke posisi Parking.
Setelah urusan dengan ATM selesai, aku segera kembali ke mobil dan ganti Will memimpin perjalanan, mereka ga tau kebegoan yang baru aku lakukan, ya mereka tau aku bego, tapi ga sebego yang baru aku lakukan. Di tengah-tengah perjalanan aku dan will berpisah jalur karena arah dan tujuan perjalanan kami berbeda kemudian setelah dua jam perjalanan, aku nyampai rumah.
to be continued.. next.. hectic at the office..
----------------------------------------------------------
links to visit:
Bandung City Cicenet Ebook Printing Hawkins4Congress Indonesian Idol Info Indonesian Idol Org Studio Inova Lyrics Update Models Guide My Review Land My MP3 Song Night Banquet NLOCI Payday Loans my indonesian version of blog mybest friend blog another blog of mine aborsi
- June 16th




Oh jadi mobil itu hancur gara2 kamu pake jalan2 sama teman2 homo mu!!!
Dasar sopir guoblok
**tapi ngangenin
hwek… untung ga jebol bu…
btw “DODOOOOOOLLLL… haannciiiikkk jammpuuuuttt ”
si ibu ini umurnya berapa cih? bahasanya gaul… hiks..hiks.. piss ah bu… mo cabut… ada kerjaan….
aku belom baca, ntar aja aku sambung lagi
ahaha.. what a day!
hehehe… itulah akibat nyetir sambil ngantuk mbak…
jangan diulangi lagi ya… kasihan mobilnya…
gitu aja repot….(gusdur), heheheeee… sory ngawur.
Dari wikipedia ke kebodohan nyetir mobil (bener2 ending yang gak bisa diduga dan masih bersambung pula…).
Btw salam kenal, gak tau nyasar ke sini dari siapa.
dah baca ko postingnya…
cm mu ucap lam knala ja lah ya…
lucky strike? ya ya yaaa.. aku candu dibuatnya.
OOT nih, tapi gw ngakak baca yg ini
http://punyaulan.wordpress.com/2008/06/12/syal-baru-yang-indah-nan-permai/#comment-2776
ketiga karakter itu cowok semua ya?
Wuah…tulisannya menarik. ringan dan lugas…
salam kenal..:)
hihihihi…
dari tulisan sepanjang 100.000 meter inih, diriku paling suka 3 kata: DODOOOOOOLLLL… haannciiiikkk…. jammpuuuuttt…
cihuy banget caramu memaki ke-odong-anmu…. hahaha…
salam kenal yah…
^___^ v